Tempat Kuliner Semarang Wajib Dicicipi

Semarang

Semarang

Jalan-jalan ke Kota Semarang tidak akan lengkap tanpa mencoba lumpia, soto Semarang, dan Mie Kopyok. Tiga makanan ini khas Semarang, dan sudah kondang kelezatannya. tergoda untuk mencicipi? Tentukan jadwal liburan anda ke Semarang. Jangan hanya penasaran dengan Lawang Sewu dan Klenteng Sam Po Kong saja, menimati makanan enak khas Semarang juga wajib! Pesan tiket pesawat atau pilih naik kereta api? Dua-duanya moda transportasi yang menyenangkan, yang terpenting anda pesan tiket jauh-jauh hari agar tidak kehabisan atau jika beruntung bisa mendapat harga promo. Karena sekarang sudah jaman instan, tidak perlu datang kea gen untuk pesan tiket, pesan saja via online. Sesampainya di Semarang, langsung saja jelajahi tiga tempat kuliner Semarang berikut ini.

Lumpia Gang Lombok

Konon lumpia Gang Lombok adalah lumpia dengan resep asli Semarang yang benar-benar dimiliki oleh pewaris penemu resep lumpia. Lokasi Lumpia Gang Lombok ada di Gang Lombok no 10, Kranggan, di dekat Klenteng Tay Kak Sie, Semarang. Karena rasanya yang super enak, banyak pelanggan yang rela antri. Isian lumpia Gang Lombok sangat khas, yaitu rebung dan udang. Ditemani oleh saus kental coklat bercita rasa manis dan daun bawang sebagai lalapan, lumpia Gang Lombok bisa jadi lumpia paling enak yang pernah anda nikmati.

Soto Bangkong

Bangkong dalam bahasa Semarang berarti katak atau kodok. Tetapi, Soto Bangkong bukan berarti terbuat dari daging katak. Asal-usul nama Bangkong berasal dari nama jalan dimana warung soto Bangkong ini berdiri. Ya, dulu nama jalan di depan warung ini adalah Jalan Bangkong, sekarang berganti nama menjadi Jalan Brigjen Katamso. Lalu, apa yang istimewa dari Soto Bangkong? Kuah soto ini bening agak kecoklatan, dilengkapi suiran daging ayam, bihun, taoge, irisan tomat, taburan bawang putih dan bawang merah goreng. Jika seporsi soto Bangkong belum mengenyangkan perut anda, jangan khawatir, ada lauk tambahan yang bisa anda jadikan teman makan soto yang nikmat, sate ayam, sate telur puyuh, sate kerang, tempe dan tahu goreng, dan perkedel.

Mie Kopyok Pak Dhuwur

Disebut Mie Kopyok Pak Dhuwur karena penjual mie kopyok ini berperawakan tinggi atau dhuwur dalam bahasa Jawa. Awalnya Pak Dhuwur berjualan keliling, tapi kini sudah memiliki warung tetap di Jalan Tanjung, di belakang kantor PLN Jalan Pemuda. Dalam sepiring mie kopyok, anda tidak hanya menikmati mie, tetapi ada juga lontong, tauge, irisan tahu pong, irisan seledri dan bawang merah goreng. Yang paling istimewa dari menu ini adalah kuah bawang putihnya yang segar dan bisa membuat anda berkeringat. Tidak ketinggalan krupuk karak sebagai topping membuat sensasi makan mie kopyok tidak terlupakan.

Be the first to comment on "Tempat Kuliner Semarang Wajib Dicicipi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


nineteen − fifteen =