Tempat Wisata Jogja Utara Paling Favorit

Selokan Mataram

Selokan Mataram

Jika warga Jakarta suka berlibur ke Puncak, warga Jogja senang plesir ke Kaliurang. Baik Puncak maupun Kaliurang sama-sama menawarkan pesona alam pegunungan yang sejuk dan asri. Nah, karena kali ini akan dibahas tempat wisata Jogja utara, maka Kaliurang yang mendapat prioritas untuk dikupas habis di sini.

Kaliurang, Pesona Alam Lereng Merapi

Lokasi Kaliurang ada di 25 km utara Jogja, di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman. Sejak jaman Belanda pesona Kaliurang sudah tersohor. Para geolog Belanda yang tinggal di Jogja mencari tempat peristirahatan yang sejuk, dan akhirnya mereka banyak yang membangun villa di daerah ini.

Pasca kemerdekaan Kaliurang masih dimanfaatkan oleh instansi-instansi dan perusahaan besar Indonesia sebagai lokasi terbaik untuk beristirahat sekaligus penyegaran. Wisma-wisma peninggalan Belanda masih dipertahankan, disewakan pada masyarakat hingga pada akhirnya berkembanglah kawasan ini menjadi kawasan wisata yang diperhitungkan di Jogja.

Di Kaliurang Anda bisa menyaksikan indahnya Gunung Merapi. Selain itu, ada Taman Rekreasi Kaliurang yang memanjakan anak-anak dengan berbagai jenis permainan. Ada pula Taman Wisata Plawangan Turgo yang menyediakan kolam renang Tlogo Putri yang memiliki mata air langsung dari Bukit plawangan. Kawasan ini juga menyediakan wisata sejarah yang menarik, yaitu Wisma Kaliurang dan Pesanggrahan Dalem Ngeksigondo yang pernah dijadikan sebagai tempat pertemuan Komisi Tiga Negara. Ada pula Museum Ullen sentalu.

Selokan Mataram

Selain Kaliurang, di bagian Jogja utara ada Selokan Mataram. Berbeda dengan Kaliurang yang agak jauh dari pusat kota, selokan Mataram masih masuk di wilayah Kota Jogja. Selokan Mataram adalah saluran irigasi yang menghubungkan Kali Progo dengan Sungai Opak, panjangnya 31,2 KM, dibangun pada jaman penjajahan Jepang.

Sejarah selokan ini cukup menarik. Pada masa Jepang berkuasa banyak warga pribumi yang diwajibkan ikut Romusha. Nah, agar warga Jogja tidak diikutkan dalam Romusha, Sri Sultan Hamengku Buwono IX memiliki ide untuk menyelamatkan warganya dengan cara melapor pada Jepang bahwa Jogja adalah daerah tandus dengan hasil pertanian singkon dan gaplek. Sri Sultan meminta agar rakyat Jogja diperintah untuk membangun saluran air yang menghubungkan Sungai Progo dengan Sungai Opak, agar sawah-sawah di sekitar sungai tersebut bisa dialiri air dan ditanami padi untuk pasokan pangan tentara Jepang. Akhirnya, usulan Sultan dipenuhi dan warga Jogja selamat dari Romusha.

Selokan Mataram ini unik. Model saluran irigasi ini bisa mengalirkan air dari barat ke timur, padahal Gunung Merapi ada di utara Jogja sehingga aliran sungai bisanya dari utara ke selatan. Ada hukum fisika yang dianut Selokan Mataram, jadi air di irigasi ini bisa melintasi kali-kali kecil, melewati terowongan, dan mengaliri berhektar-hektar sawah di Jogja. Menyusuri Selokan Mataram yang diperkaya dengan pemandangan hijau persawahan bisa menjadi obat penat yang murah-meriah.

Jika Anda penasaran dengan salah satu landmark Kota Jogja ini, tidak perlu bingung dari mana harus memulai tracking. Tentukan dulu tanggal liburan anda ke Jogja, dan pesan tiket pesawat serta hotel dari rumah anda yang nyaman. Berliburlah bersama teman-teman agar petualangan menjelajahi Jogja jadi lebih seru dan juga hemat.

Be the first to comment on "Tempat Wisata Jogja Utara Paling Favorit"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


5 × three =